Jumat, 6 November 2026
Bank Digital Bank Raya Percepat Transformasi Digital, Target Perluas Akse

Bank Raya Percepat Transformasi Digital, Target Perluas Akses Keuangan ke Segmen Underbanked

Kamis, 5 November 2026 20:13 WIB | Redaksi FinNusa

Bank Raya mengumumkan strategi penguatan ekosistem digital dengan memperbarui platform layanan berbasis teknologi untuk menjangkau segmen masyarakat yang belum tersentuh layanan perbankan konvensional. Langkah ini diharapkan mempercepat target inklusi keuangan digital nasional yang saat ini baru mencapai 67,4 juta rekening.

Bank Raya memperkenalkan fitur-fitur terbaru pada aplikasi mobile banking mereka yang dirancang khusus untuk memenuhi kebutuhan transaksi masyarakat di daerah terpencil. Inovasi ini mencakup proses verifikasi identitas berbasis biometrik yang memungkinkan pembukaan rekening secara penuh melalui perangkat seluler tanpa harus datang ke cabang fisik. Bagaimana kemampuan teknologi ini membantu masyarakat yang selama ini terkendala akses perbankan? Fitur utama yang dikembangkan meliputi sistem onboarding digital yang dapat diselesaikan dalam waktu kurang dari lima menit, serta integrasi dengan platform pembayaran nasional untuk kemudahan transaksi antarbank. Bank Raya juga menghadirkan layanan transfer real-time tanpa biaya admin untuk transaksi di bawah batas tertentu. Vice President Digital Banking Bank Raya menjelaskan bahwa pengembangan produk ini merupakan respons terhadap masih rendahnya penetrasi layanan perbankan di wilayah Indonesia Timur. Data Otoritas Jasa Keuangan menunjukkan sekitar 78 juta penduduk dewasa Indonesia masih belum memiliki akses ke layanan keuangan formal. Apa saja keunggulan platform digital terbaru Bank Raya bagi pengguna? Berikut perbandingan layanan yang ditawarkan dengan standar industri perbankan digital saat ini:

AspekDetail
Proses Buka RekeningKurang dari 5 menit via aplikasi
VerifikasiBiometrik wajah dan sidik jari
Transfer AntarbankReal-time 24/7
Biaya Admin TransferGratis untuk transaksi di bawah Rp1 juta
Jangkauan LayananSeluruh wilayah Indonesia

Langkah strategis Bank Raya ini merupakan bagian dari peta jalan transformasi digital perbankan nasional yang digagas Otoritas Jasa Keuangan. Regulsi terbaru mewajibkan seluruh bank umum untuk menyediakan minimal satu kanal layanan digital yang dapat diakses masyarakat luas. Analis fintech memperkirakan kompetesi di segmen banking digital akan semakin ketat sepanjang tahun ini. Beberapa bank digital lainnya juga tengah mengembangkan produk serupa untuk merebut pangsa pasar masyarakat underbanked yang potensinya mencapai 40% dari total populasi dewasa Indonesia. Kolaborasi antara pelaku industri perbankan dan regulator disebut menjadi kunci keberhasilan akselerasi inklusi keuangan digital. Pemerintah melalui Komite Nasional Keuangan Inklusif terus mendorong inovasi teknologi finansial yang mudah diakses dan terjangkau bagi seluruh lapisan masyarakat. Dengan peluncuran fitur terbaru ini, Bank Raya optimistis dapat menambah sedikitnya 2 juta rekening baru hingga akhir tahun berjalan. Target tersebut sejalan dengan visi pemerintah untuk meningkatkan rasio inklusi keuangan nasional menjadi 90% dalam tiga tahun ke depan.

Sumber: Fokus Borneo (fokusborneo.com)

Baca Juga